Esports.or.id - Indonesia Esport Association (IESPA) Asahan sukses melaksanakan Asahan Esport Fest 2026 yang menghadirkan turnamen dari tiga cabang game, yakni Mobile Legends, Free Fire, dan eFootball. Kegiatan tersebut digelar di Parasamya Kisaran pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Asahan, Ketua KORMI Asahan, Ketua IESPA Sumatera Utara beserta Sekretaris dan Bendahara, Polres Asahan, serta sejumlah tamu undangan dari kalangan organisasi kemahasiswaan.
Ketua IESPA Asahan, Dicky Erianda, dalam sambutan dan arahannya mengatakan bahwa Asahan Esport Fest 2026 menjadi bagian dari persiapan IESPA Asahan dalam menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi Sumatera Utara (FORPROVSU).
Selain sebagai ajang seleksi, kegiatan tersebut juga menjadi puncak dari rangkaian event yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh IESPA Asahan.
Sementara itu, Ketua IESPA Sumatera Utara, H. Abdul Rajak Nasution, mengatakan bahwa IESPA telah hadir di tengah masyarakat dengan tujuan memberikan wadah bagi anak muda untuk menunjukkan bakat mereka di bidang game dan menjadi pemain profesional.
Menurutnya, perkembangan game saat ini juga dapat memberikan dampak positif apabila diarahkan menjadi sebuah kegiatan yang menghasilkan prestasi.
Asahan Esport Fest 2026 juga mengangkat tema “Satu Arena, Satu Komunitas, Satu Perjuangan”. Tema tersebut bertujuan menyatukan kelompok-kelompok gamers agar semakin kompak dan solid dalam dunia game.
Dukungan terhadap keberadaan IESPA di Asahan juga disampaikan Ketua DPRD Asahan, H. Efi Irwansyah Pane. Ia menilai kehadiran IESPA memberikan dampak positif karena dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan hobi mereka.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan IESPA Asahan. Ia berharap IESPA Asahan dapat terus melaksanakan berbagai kegiatan olahraga elektronik di daerah tersebut.
Asahan Esport Fest 2026 berlangsung selama dua hari dan mempertandingkan tiga game. Dari masing-masing game, terdapat tiga peserta atau tim yang berhasil meraih posisi juara.
Pada turnamen Mobile Legends, YEB LBS keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Radit Brother, sementara Nosta Coffe berada di posisi ketiga.
Untuk Free Fire, JURASIC berhasil meraih juara pertama. TARDM DKK menempati posisi kedua, sedangkan TARDM INTI berada di posisi ketiga.
Sementara itu, pada eFootball, M Haikal Agustwo berhasil menjadi juara pertama. Pradika Kelana berada di posisi kedua dan DiDa menempati posisi ketiga.
Dengan terlaksananya Asahan Esport Fest 2026, IESPA Asahan tidak hanya menjadikan kegiatan tersebut sebagai kompetisi antarpeserta, tetapi juga sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga masyarakat tingkat provinsi.
Komentar
Komentar
Posting Komentar